Academic
Lorong Gelap Perjuangan : Berteologi dalam Konteks Penindasan Berbasis Identitas, Tubuh, ... dan Hasrat
Outline : Masyarakat Indonesia umumnya sudah cukup familiar dengan frasa teraupetik "habis gelap, terbitlah terang", yang diambil dari judul kumpulan tulisan R. A. Kartini. Namun, bagi kelompok dengan minoritas gender dan seksualitas di Indonesia, pertanyaan yang mungkin akan selalu relevan adalah : Kapan terang itu 'kan terbit? Bila toh ada terang, seperti apakah bentuknya jika minoritas gender dan seksualitas masih tetap terdiskriminasi? Sebagai orang beriman, kita perlu bertanya lebih jauh lagi: Apa guna teologi jika bukan hanya jadi aparatus terapeutik? Buku ini menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut. Ini adalah catatan tentang mereka yang bergumul juang memahami "identitas" dan "tubuh" dalam relasi bersama Allah, dirinya, dan sekitarnya.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain