Academic
Bulus Ibn Raja : Sang Pengungkap yang Jujur
Outline : Buku \\\"Büluş ibn Raja\\\': Sang Pengungkap yang Jujur\\\" (Kitäb al-Wadih bi-l-Haqq) adalah sebuah karya polemis yang ditulis oleh Būluş (Paulus) ibn Rajā sekitar tahun 1009-1012 M di era Mesir Fatimiyah. Buku ini merupakan terjemahan bahasa Indonesia yang didasarkan pada edisi ilmiah bahasa Inggris karya David Bertaina, terbitan Brill tahun 2022.\\r\\nArgumen-argumen utama yang diangkat oleh Ibn Raja\\\' di dalam bukunya meliputi:\\r\\n- Keutuhan Taurat dan Injil: Ibn Raja menggunakan ayat-ayat Al-Qur\\\'an untuk membantah klaim Muslim bahwa Taurat dan Injil telah diubah (di-tahrif). la berargumen bahwa Al-Qur\\\'an sendiri bersaksi bahwa kitab-kitab tersebut memuat hukum Allah dan masih dijaga pada zaman Muḥammad.\\r\\n- Kritik terhadap Al-Qur\\\'an: Penulis menolak kemukjizatan Al-Qur\\\'an dengan menyoroti berbagai kontradiksi, pengulangan, serta bagian-bagian yang dianggap hilang. Ia mengklaim bahwa Al-Qur\\\'an hanyalah ringkasan yang diambil dari kitab suci Yahudi, Kristen, serta legenda-legenda masa lalu.\\r\\n- Kritik terhadap Nabi Muhammad: Ibn Raja\\\' menolak kenabian Muhammad dengan alasan bahwa kedatangannya tidak pernah dinubuatkan oleh nabi-nabi terdahulu dan ia tidak memiliki mukjizat. Ia juga mengkritik bahwa Muhammad menyebarkan agamanya dengan cara pemaksaan menggunakan pedang dan intimidasi politik.\\r\\n- Kontradiksi Hadis dan Perpecahan Umat: Dengan mengutip berbagai hadis yang ia pelajari dari guru-guru Muslimnya, Ibn Raja\\\' menunjukkan bahwa umat Islam bergantung pada tradisi yang saling bertentangan dan telah terpecah belah menjadi banyak sekte.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain